Dari Tepung Ke Jaringan Restoran Bag2

Sarimelati dan Sriboga Marugame disebut juga Sriboga Food Group. Presiden Direktur PT Sriboga Raturaya Alwin Arifn membenarkan sebutan tersebut. ”Ya, satu grup itu,” kata Alwin di kantornya, Selasa pekan lalu. Di majalah Forbes Indonesia edisi Juli 2013, Alwin mengatakan Sriboga bersama Recapital Advisors membeli lisensi waralaba Pizza Hut dari Yum! seharga US$ 42 juta pada 2004.

Recapital sebagai pemegang saham mayoritas. Setelah mengantongi lisensi, Sarimelati yang diakuisisi Sriboga pada 2004 mendapat tugas mengelola Pizza Hut. Tiga tahun kemudian, Sriboga membeli bagian Recapital di Pizza Hut. Pada 2007 itu juga Sarimelati mendirikan Pizza Hut Delivery (PHD), layanan pesan-antar pizza, dan membuat The Kitchen by Pizza Hut pada 2015.

Dari Tepung Ke Jaringan Restoran

Pizza Hut, PHD, dan Marugame Udon berbeda perseroan. Bahan bakunya didistribusikan dari gudang yang sama. Lantai itu tak begitu lapang. Ruangannya disekat-sekat dengan dinding kaca. Sekilas kantor tersebut tampak biasa saja, tidak bergaya, tak ada resepsionis di depan. Padahal penghuninya adalah perusahaan bonafde: PT Sriboga Raturaya, salah satu produsen tepung terigu terbesar di Indonesia. Kantor Sriboga berada di lantai tiga Plaza Dani Prisma, Jalan Sultan Hasanuddin, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Bisnis perusahaan tertutup ini terentang dari produksi tepung terigu, restoran waralaba, hingga roti. Usaha tersebut dioperasikan oleh anakanak perusahaan Sriboga, yaitu PT Sriboga Flour Mill, yang memproduksi tepung terigu; PT Sriboga Bakeries Integra, yang membuat roti; serta PT Sarimelati Kencana dan PT Sriboga Marugame Indonesia, yang bergerak di jaringan restoran waralaba.

Gaya Asuh Orangtua Fondasi Bagi Karakter Anak Bag3

Karena meski mereka sangat keras, si anak memiliki daya tahan yang tinggi. Daya juang anak yang kuat tentu akan membuat anak jadi semakin terpacu semangatnya. Namun bagaimana dengan anak lain? Belum tentu cukup kuat menghadapi tekanan. Anak bisa mengalami mental break down karena merasa tidak mampu mengikuti tuntutan orangtuanya.

Baca juga : Kerja di Jerman

Setiap anak punya karakteristik berbeda, sehingga kurang bijak bila orangtua berpikir, anak yang saya kerasin pasti akan berhasil.” PENGARUHI KESUKSESAN Karina setuju jika gaya pengasuhan orangtua sangat memengaruhi masa depan anak, termasuk kesuksesannya. “Anak belajar pertama kali dari keluarga, orangtua adalah panutan mereka. Jadi, pengasuhan dari orangtua sangat penting untuk memberikan modal dasar yang baik untuk anak. Dengan limpahan kasih sayang, misalnya, anak akan merasa dihargai dan dicintai yang tentu akan bagus untuk kepercayaan dirinya kelak.”

Lalu gaya pengasuhan seperti apa yang membuat masa depan anak lebih cerah? Jawabannya adalah pola asuh yang seimbang yang ada dalam gaya asuh demokratis. “Seperti kita tahu, kesuksesan sebe narnya tidak hanya dihasilkan dari modal kecerdasan, tetapi juga karakter seseorang. Kesuksesan ternyata lebih banyak didatangkan bukan dari kepintaran, tetapi dari kemampuan membawakan diri dengan baik, bisa beradaptasi dengan suatu lingkungan, dan tahu harus menampilkan diri seperti apa. Dengan pola asuh seimbang, anak akan memperoleh kasih sayang yang cukup, tidak lebih, tidak kurang, sehingga karakteristik-karakteristik tadi bisa dibentuk pada kepribadiannya.

Sederet karakter baik itu akan menjadi modal dasar yang cukup untuk meraih kesuksesan,” urai Karina. Pola asuh yang seimbang, menurut Karina, di antaranya adalah memberikan aturan yang harus dipatuhi si buah hati, tetapi orangtua tahu aturan itu bukan harga mati. “Kita juga tidak boleh berpikiran bahwa anak yang selalu salah. Kita harus mampu menganalisis mengapa ya anak saya belum mampu di bidang ini,” ujarnya. MENJADI SAHABAT Salah satu gadis remaja yang sukses berkat pola asuh orangtuanya adalah Gita Gutawa. Menurut penyanyi sopran, aktris, dan penulis lagu ini, Erwin Gutawa, sang ayah, tidak pernah memarahinya secara berlebihan.

Sumber : https://maxfieldreview.com/

Notebook entry level yang Hemat energi buatan FIN888 Bodong

Notebook entry level yang Hemat energi buatan FIN888 Bodong – Pangsa pasar menengah ke bawah ada lah tujuan ACER merilis notebook ini. ­ Hal ini bisa dilihat dari spesifikasi yang dibawa Aspire E5. Di sektor prosesor, Aspire E5 mengusung Intel Core i3 4030U dengan frekuensi sebesar 1,9 GHz dan 3 MB L3 cache. Prosesor dual core ini adalah salah satu keluaran terakhir dari Intel, dan dikenal dengan generasi Haswell Refresh.

Meski performanya tergolong biasa saja, konsumsi listriknya cukup mumpuni. Hal ini dikarenakan 4030U telah menggunakan fabrikasi 22 nm dan termasuk lini Intel seri U. Untuk TDP­nya sendiri hanya 15W. Demi menekan harga, Aspire E5 tidak disertai solusi grafis diskrit. Satu­satunya solusi yang ditawarkan adalah Intel HD 4400. Sekalipun tergolong baru, HD 4400 tetap tidak mampu menjalankan gamegame terbaru yang haus grafis.

Dari segi penyimpanan, Aspire E5 dibekali hard disk 5400 RPM dengan kapasitas maksimal 500 GB. Dari segi performa, notebook ini mampu menyalin data 1GB dalam waktu 26 detik. Jika butuh ruang ekstra, Anda dapat memanfaatkan slot SD card atau 3 port USB sebagai penghubung dengan storage eksternal Anda. Dari segi OS, tidak adanya Windows secara default memaksa Anda menginstal sistem operasi sendiri.

Dalam pengujian, menginstal Windows 8.1 dan merasakan pengalaman multitasking yang kurang smooth. Ini tak lain karena kapasitas RAM yang tergolong kecil. Walau memiliki performa keseluruhan yang kurang mumpuni, Aspire E5 mampu menunjukkan kelasnya di sektor ketahanan baterai. Walau hanya diperkuat baterai Li­Ion 4 sel, notebook ini mampu bertahan hingga5 jam (untuk pemakaian biasa) berkat prosesor hemat daya yang digunakannya.

Selain itu, bobotnya yang cukup ringan (sekitar 2,1 kg) membuat Aspire E5 ideal menjadi pendamping mobilitas Anda. Belum lagi dengan harganya yang cukup bersahabat, notebook ini dapat menjadi pilihan bagi Anda yang melakukan komputasi dasar seperti mengetik, browsing, hingga kebutuhan multimedia dan game sederhana.

Sumber : https://teknorus.com/

 

Sejarah Jakarta Dalam Dongeng Sang Paman Bag7

Bab X banyak dibumbui kisah memukau, seperti mengenai ”Seorang Jawa yang sedang berjaga diterkam seekor harimau dan dibawa lari…”. Dalam ulasan mengenai Pulau Onrust, Heuken bahkan menyelipkan terjemahan tulisan yang tertera pada suatu nisan di pulau tersebut, yang dimulai dengan kalimat: ”Maria van de Velde mayatnya dikubur, walaupun ia pantas hidup bertahuntahun lamanya, seandainya Tuhan berkenan demikian.”

Bagi yang tak punya waktu luang melahap buku setebal 458 halaman, pembaca bisa membuka dari halaman mana saja. Informasi bermakna dan berbagai anekdot yang memukau bisa dijumpai, tanpa perlu membaca halaman sebelumnya. Siapa nyana, Anda akan tergiur untuk kembali dan membaca semua bab. Buku ini menyajikan 16 bab dengan Epilog dan Apendiks.

Sejarah Jakarta Dalam Dongeng Sang Paman Bag6

Yang satu pernah menjadi SMA 2, sedangkan yang lain Kedutaan Besar RRT, yang dirusak pada 1967. Nasib rumah ini menampakkan nasib kaum Tionghoa, yang sering berubah…”— lagi-lagi kita menemukan komentar lepas yang membuat pembaca terpaksa merenung sejenak. Bab lain yang mengulas arsitektur dengan saksama adalah Bab X. Bab ini berjudul ”Lapangan Banteng dan sekitarnya: Weltevreden–Departemen Keuangan–Gedung Kesenian–Gedung Pancasila–Arsitektur neo-klasik di Jakarta”. Boleh jadi bagian ini merupakan bab yang paling berbicara kepada pembaca karena gedung-gedung yang dibahas masih digunakan oleh warga Jakarta dalam kehidupan sehari-hari. Ciri khas lain dari buku ini adalah seringnya pengarang menyelipkan dongeng di dalam teks.

Sejarah Jakarta Dalam Dongeng Sang Paman Bag5

Boleh jadi ada yang tak setuju pada beberapa opininya, tapi pembaca tetap mau me lanjutkan membaca dongeng tersebut sampai tuntas. Heuken tampak sangat tertarik pada arsitektur. Pada Bab IX berjudul ”Klenteng dan Arsitektur Tionghoa: Yin Zhui atau tempat tinggal Kapitan Souw Bing Kong–Klenteng tua di Glodok, Ancol dan Jl. Lautze–Rumah besar Tionghoa Peranakan”, misalnya, kita mendapat informasi bahwa, ”Klenteng Tionghoa tidak tinggi dan selalu memiliki unsur horisontal lebih kuat dari unsur vertikal. Atap melengkung di ujung-ujungnya dan di daerah tropis berbidang besar.” (halaman 254). ”Dua rumah mewah lain milik keluarga Khouw,” tulis Heuken, ”yang pernah berdiri dekat rumah utama, sudah dibongkar lebih dahulu.

Sejarah Jakarta Dalam Dongeng Sang Paman Bag4

Inilah ciri khas buku Tempat-tempat Bersejarah di Jakarta. Pembaca memperoleh kesan sedang didongengi oleh seorang paman atau mungkin kakek kesayangan, yang sangat berpengetahuan mengenai topik faktual, tapi gemar juga membumbui kisah-kisahnya dengan informasi sampiran yang menarik. Contoh lain, misalnya, kalimat ini: ”Jakarta berkembang dengan (terlalu) cepat,” tulis Heuken (tanda kurung dari pengarang).

”Tetapi masa silam lebih mewarnai zaman kita daripada yang kita sangka. Tekanan kuat pada simbol status ratusan tahun lamanya menumbuhkan sikap boros para warga Jakarta. Batavia didirikan oleh seorang akuntan, yaitu J.P. Coen, maka uang sampai kini mewarnai suasana dan ’iklim’ kota ini. Tak mengherankan korupsi tak pernah absen.” (Huruf italik dari pengarang).

Sejarah Jakarta Dalam Dongeng Sang Paman Bag3

Kalimat pembuka bab sudah memikat: ”Bagaimana mungkin di Jakarta terdapat sebuah Gereja Portugis? Orang PorBUKU tugis tidak pernah berkuasa di Jakarta.” (halaman 133). Kemudian bergulirlah narasi seru, lengkap dengan ilustrasi dan catatan kaki. Jika ada pembaca yang langsung ”mundur” dari buku yang penuh catatan kaki, bacalah, misalnya, catatan kaki nomor 13 pada bab tersebut: ”Tempat tinggal keturunan orang Tugu di belakang Gereja Immanuel (sejak 1945) tidak pasti lagi, karena beberapa tahun yang lalu tanah yang dimiliki oleh Gereja Immanuel dijual kepada tentara untuk membangun supermarket di atasnya.” (halaman 160). Suatu catatan kaki yang bisa dikatakan tak berbau akademis tapi tetap mematuhi kaidah fakta.

Terobosan Baru dalam Dunia Data Recovery Bag2 FIN888

Terobosan Baru dalam Dunia Data Recovery Bag2 FIN888 – Hal inilah yang menyebabkan adanya keterbatasan end-user dalam menyelamatkan datanya. Meski mereka mampu menangani sendiri dengan modal informasi dari Internet, pekerjaan data recovery yang profesional (menggunakan peralatan khusus) dalam menangani hard disk yang rusak secara fisik tentu saja membutuhkan keahlian dan jam terbang yang tinggi. Apabila kerusakan secara fisik timbul pada hard disk, kecil kemungkinan end-user melakukan investasi untuk membeli perangkat (professional tools) yang biayanya tidaklah murah.

Apa sebenarnya data recovery itu? Data recovery tidak berbicara mengenai proses dari pemulihan data tersebut. Pengguna tidak peduli pada proses recovery tersebut. Mereka hanya ingin melihat hasil akhir, bahwa data yang tadinya rusak dikembalikan seperti sediakala. Melihat kondisi tersebut, Data Solution Technology mencoba mengembangkan research & development dan melakukan kemitraan dengan perusahaan international yang memiliki spesialisasi pada bidang data recovery. Data Solution Technology bekerja sama dengan Kroll Ontrack yang berpusat di Minessota – Minneapolis, AS.

Hal ini menjadikan mereka memiliki tools serta tim teknisi yang berpengalaman. Sebanyak 150 tenaga ahli, tersebar di 19 negara yang tentu saja dapat meningkatkan tingkat keberhasilan dalam proses data recovery. Jumlah tenaga ahli yang banyak tersebut tentu saja berkaitan dengan proses kerja yang ada. Menurut Wie Kiang, Managing Director Data Solution Technology, proses data recovery dengan physical problems, memiliki unsur yang sangat sensitif. Diperlukan proses data recovery yang bebas dari debu. Hal ini dilakukan agar kerusakan yang lain tidak timbul.

“Dengan kemitraan ini, kami merupakan jasa pemulihan data satu-satunya di Indonesia yang memiliki Cleanroom yang berlokasi di Singapura,” ujar Wie Kiang. Atas kemitraan tersebut, Data Solution Technology memiliki beberapa fasilitas sebagai berikut : 1. Data Recovery Report: yang dapat memberikan laporan hasil analisa proses data recovery yang memberikan informasi data mana saja yang rusak dan yang masih dapat diselamatkan. 2. Data Confidentiality Agreement: surat perjanjian kerahasia an data.

  1. Data Degaussing: fasilitas penghapusan data pada hard disk yang rusak agar tidak terjadi pencurian data di kemudian hari (tidak berlaku untuk Recovery Pack). “Dengan kemitraan serta fasilitas-fasilitas yang kami miliki tentu saja berdampak kepada biaya data recovery yang lebih mahal dibandingkan dengan kompetitor. Untuk itu kami berupaya untuk memberikan solusi yaitu mengeluarkan Layanan Pemulihan Data dengan mengusung konsep asuransi yang kami beri nama Recovery Pack,” katanya menambahkan.

Sumber : https://net89.net/