Perdarahan Di Hidung

Siapa yang tak kaget jika tiba-tiba darah mengalir dari hidung? Apalagi bila Mama mengalaminya saat hamil dan sebelumnya tak pernah mengalami hal itu. Mimisan atau peristiwa mengalirnya darah dari hidung secara tiba-tiba mungkin pernah Mama alami saat masih kecil. Namun, bagi mamil yang belum pernah mimisan seumur hidupnya dan tiba-tiba mimisan saat hamil, barangkali jadi sedikit waswas, seperti dialami oleh Vero (35) saat mengandung anak kedua.

Baca juga : Kerja di Jerman

“Waktu itu tiba-tiba saja dari lubang hidungku yang kanan mengalir darah. Kagetnya bukan main aku, karena seumur-umur enggak pernah mengalaminya. Paniklah aku. Untung ada teman kantor yang ngerti, dia suruh aku tekan hidung yang kanan, sementara teman yang lain mencarikan es batu. Setelah itu langsung aku telepon dokter kandunganku dan aku disuruh periksakan ke dokter THT. Enggak buang waktu lagi, aku langsung izin sama atasan. Untung ada rumah sakit di sekitar kantor,” cerita Mama sepasang anak ini. Ternyata, mimisan memang kerap dialami saat hamil, Ma. Menurut data di laman babycentre. co.uk, satu di antara lima perempuan yang sedang hamil pernah mimisan.

Angkanya cukup tinggi jika dibandingkan perempuan yang tidak hamil, yaitu hanya satu di antara 16 perempuan yang pernah mimisan. Umumnya, mimisan saat hamil terjadi di akhir trimester pertama dan trimester kedua. MENGAPA MIMISAN? Saat hamil, perubahan hormon progesteron dan estrogen menyebabkan pembuluh darah mengalami pelebaran. Istilah medisnya, pembuluh darah kita mengalami dilatasi. Penambahanberat badan pun membuat volume darah bertambah. Pembuluh darah yang mengalami dilatasi menjadi lebih rentan terhadap tekanan.

Pertambahan volume darah ikut meningkatkan tekanan pada pembuluh darah di area hidung, sehingga mudah pecah dan menyebabkan mimisan. Begitu pula jika mamil sedang Flu atau punya alergi yang menimbulkan gejala seperti Flu, kondisi ini akan membuat mamil makin mudah mengalami mimisan. Pasalnya, saat Flu atau sedang alergi, membran di dalam hidung mamil cenderung membengkak dan mengalami iritasi.

Pembengkakan ini, ditambah gesekan saat Mama membuang ingus terlalu kencang atau mengorek-ngorek hidung, akan membuat pembuluh darah gampang pecah. Nah, itu semua adalah hal-hal yang umum menyebabkan mimisan saat hamil, Ma. Selain itu, ada juga beberapa faktor yang meningkatkan risiko mimisan pada mamil. Di antaranya adalah penyakit bawaan, seperti kelainan pembekuan darah. Mamil yang memiliki polip di hidung atau infeksi sinus kronis juga lebih besar risikonya mengalami mimisan.

Sumber : https://maxfieldreview.com/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *