Pertolongan Pertama Perdarahan Di Hidung

Jika tiba-tiba mimisan, tak perlu panik, Ma. Mama bisa menghentikannya sendiri. Ini yang harus Mama lakukan: U Duduklah dengan posisi badan condong ke depan dan mulut terbuka. Tekan cuping hidung, yaitu bagian yang lunak di hidung, selama 10-20 menit. Bernapaslah lewat mulut. U

Baca juga : Kerja di Jerman

Usahakan jangan menelan darah yang masuk ke dalam mulut. Posisi ini akan mengurangi darah yangmengalir ke dalam tenggorokan dan perut Mama, yang mungkin akan menyebabkan mual. U Jika Mama merasa ingin pingsan, boleh berbaring tapi dengan posisi menyamping. U Bila faktor pembekuan darah di tubuh Mama normal, setelah menekan hidung selama 10-20 menit, mimisan pada umumnya akan berhenti. Mengompres hidung dengan es juga bisa membantu proses pengecilan kembali pembuluh darah.

KAPAN HARUS KE DOKTER? Bila setelah 20 menit melakukan pertolongan pertama, mimisan tidak juga berhenti, sebaiknya Mama segera ke dokter atau UGD rumah sakit terdekat. Apalagi jika disertai gejala pusing dan terasa lemas ingin pingsan. Begitu pula jika frekuensi mimisan tergolong sering, lebih dari tiga kali seminggu. Untuk menghentikan mimisan yang lebih banyak ini, biasanya dokter akan menyumpal hidung Mama dengan nasal packing atau “pembalut” hidung. “Pembalut” ini akan menekan pembuluh darah dan menghentikan perdarahan. Setelahitu, dokter obgin akan melakukan pemeriksaan lanjutan.

Bila mimisan terjadi pada trimester kedua, terlebih di atas usia kehamilan 20 minggu, dokter akan mewaspadainya sebagai salah satu gejala preeklamsia. Pasalnya, tekanan darah tinggi yang meningkat tajam bisa ikut menyebabkan mimisan. Mamil yang mengalami preeklamsia murni, sering kali tidak memiliki riwayat penyakit darah tinggi sebelumnya. Mimisan yang umumnya terjadi tidak akan membahayakan janin, namun jika mimisan menjadi salah satu gejala preeklamsia, ini yang perlu diwaspadai karena berdampak buruk pada Mama dan janin. Selain itu, dokter juga akan memeriksa, apakah mamil memiliki polip di hidung atau infeksi sinus kronis.

Jika terdeteksi demikian, dokter obgin akan merujuk Mama ke dokter spesialis THT untuk memperoleh pemeriksaan dan tindakan lanjutan. Mimisan yang sering dengan volume berlebihan pun bisa jadi salah satu gejala penyakit kelainan pembekuan darah. Gejala lain penyakit kelainan pembekuan darah adalah sering mengalami perdarahan di gusi dan tubuh gampang memar jika terbentur. Jika dokter obgin menduga Mama mengalami penyakit bawaan ini, Mama akan dirujuk berkonsultasi dengan dokter spesialis penyakit dalam yang mendalami penyakit kelainan darah. Nah, Ma, sudah lebih jelas, kan?

Sumber : https://ausbildung.co.id/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *